Portofolio Seharusnya Menunjukkan Cara Kita Bekerja
Mengapa situs ini memisahkan Work, eksperimen, dan keputusan yang layak didokumentasikan.
Daftar proyek hanya memperlihatkan hasil
Sebuah portofolio dapat membuat proyek terlihat selesai dalam beberapa detik: nama, screenshot, tech stack, dan deskripsi singkat. Itu bukti yang berguna. Kita bisa melihat bahwa sesuatu memang telah dibuat.
Namun, itu bukan satu-satunya bukti yang ingin saya tinggalkan lewat situs ini. Seiring waktu, saya ingin situs ini tidak lagi terasa seperti kumpulan karya yang sudah selesai, melainkan catatan tentang pekerjaan: apa yang sudah saya kirimkan, apa yang saya pilih untuk dibangun, dan keputusan yang layak tetap terlihat.
Halaman proyek dapat menjelaskan masalahnya, perannya, dan bentuk dari apa yang dibangun. Halaman itu dapat menunjukkan cukup ruang lingkup agar orang memahami bahwa pekerjaannya nyata. Namun, halaman tersebut sering tidak memperlihatkan pertimbangan antara kebutuhan awal dan interface akhir: batasan yang mengubah pendekatan, trade-off yang membuat satu solusi lebih tepat, atau hal yang sengaja tidak diklaim.
Saya tidak merasa setiap proyek membutuhkan penjelasan panjang. Kadang, hasil kerjanya sendiri adalah bukti paling jelas. Namun, portofolio yang seluruhnya berisi hasil akhir dapat menghilangkan prosesnya. Untuk situs saya sendiri, itu terasa belum lengkap. Membangun software bukan hanya rangkaian layar atau repository. Ada juga keputusan-keputusan yang membentuknya.
Work dan eksperimen adalah bukti yang berbeda
Work dan Labs dipisahkan karena alasan itu. Work berisi software yang dikirimkan dalam konteks profesional. Penyampaiannya perlu jujur tentang peran, sistem, serta batas hal-hal yang dapat dibagikan. Hasil kerja profesional tidak seharusnya dibingkai seperti eksperimen pribadi.
Labs adalah tempat untuk hal-hal yang saya pilih untuk dibuat, diuji, dan dikembangkan. Sebuah Lab dapat memperlihatkan insting produk, arah teknis, atau ide yang belum selesai tanpa berpura-pura sudah menjadi studi kasus komersial yang matang. Memisahkan keduanya membuat makna masing-masing lebih jelas.
About memiliki peran yang lebih tenang: memberi cukup konteks tentang orang di balik pekerjaan tanpa meminta seluruh situs berubah menjadi autobiografi.
Menulis ketika ada yang layak didokumentasikan
Kode dan interface yang sudah selesai jarang memperlihatkan setiap pilihan penting. Di situlah Notes berperan. Notes bukan rangkuman dari setiap proyek, melainkan catatan singkat tentang keputusan, trade-off, kesalahan, batasan, atau pelajaran yang layak tetap melekat pada pekerjaan.
Notes tentang Image Toolkit dan Qibla Finder adalah contoh awal. Keduanya ada karena masing-masing produk memiliki batas yang penting dijelaskan, bukan karena situs ini membutuhkan lebih banyak artikel.
Prinsip yang ingin saya jaga sederhana: membangun terlebih dahulu, lalu menulis ketika ada sesuatu yang memang layak didokumentasikan. Notes tidak seharusnya menjadi kuota terbit.
Situs ini tidak cukup hanya menyebut apa yang bisa saya bangun. Seiring waktu, semoga ada cukup bukti untuk memperlihatkan cara saya membangunnya.